News  

Diduga Paket Siluman, Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 16 Bumi Ayu Tidak Menggunakan Papan Kegiatan Menjadi Sorotan Publik

Oplus_131072

Arahan.id Bengkulu ~~Proyek rehabilitasi gedung ruang kelas di SDN 16 Bumi Ayu Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, diduga menggunakan dana anggaran APBD Kota Bengkulu, melalui Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, menjadi sorotan publik terkesan diduga dikerjakan asal jadi dengan kualitas yang sangat buruk.

Papan proyek yang tidak ditemukan di lokasi proyek menjadi salah satu indikator bahwa proyek ini diduga tidak transparan dan ada yang tidak beres. Hasil pekerjaan yang terkesan tidak rapi dan asal jadi juga menimbulkan pertanyaan tentang kualitas proyek ini.

Pihak kontraktor pelaksana proyek rehabilitasi gedung ruang kelas SDN 16 Bumi Ayu adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas proyek ini, namun diduga tidak serius dalam mengerjakan proyek ini.

Pasalnya berdasarkan investigasi Tim awak media arahan.id dan media kilasnusantara id, di lapangan pada tanggal 28/November/25, ditemukan Proyek rehabilitasi gedung ruang kelas SDN 16 Bumi Ayu diduga dikerjakan asal jadi dan tidak memiliki papan proyek, sehingga publik dan masyarakat umum tidak dapat memantau progres proyek ini masih dalam tahap pengerjaan dan belum selesai, namun sudah terlihat hasil yang tidak memuaskan.

Proyek ini berlokasi di SDN 16 Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dan diduga menjadi proyek yang tidak berkualitas. Papan proyek tidak ditemukan di lokasi dan hasil pekerjaan terkesan tidak rapi dan asal jadi, sehingga publik mempertanyakan kualitas proyek ini.

Dalam pelaksanaan pekerjaan proyek rehabilitasi gedung ruang kelas dalam hal ini Pihak kontraktor pelaksana proyek masih dalam tahap pengerjaan dan belum selesai, namun diduga tidak serius dalam mengerjakan proyek ini terlihat dari pasangan atap seng seperti nya sudah tidak rapi dan amburadul tidak seperti proyek pemerintah yang biasanya kaca belum di ganti dan kusen jendela sudah lapuk di makan usia diduga tidak diganti hanya di cat saja, seperti lisplang yang terpasang diduga sudah terlihat fisik ada yang lapuk juga tidak di ganti terkesan dikerjakan Asal Jadi.

Salah seorang tokoh Masyarakat setempat saat dimintai tanggapan terkait kegiatan proyek tersebut meminta agar pihak kontraktor pelaksana proyek lebih transparan dan bertanggung jawab. “Begitu lah hasil dari pekerjaan tersebut, lihat lah seperti pemasangan atap seng seperti cacing kepanasan dan terlihat sudah pada mengangkat, kurang rapi padahal baru saja selesai dikerjakan,”kata salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Kepsek SDN 16 saat dihubungi Tim awak media untuk konfirmasi melalui Via jaringan telepon WhatsApp, terkait proyek rehabilitasi ruang kelas, mengatakan,”Itulah proyek nya,saya lagi ada urusan di luar, lihat lah sendiri seperti itulah, yang ada masalah yang lain-lain saya kurang paham karena itu di pihak ketiga kan,” paparnya

Pihak kontraktor pelaksana proyek rehabilitasi Gedung ruang kelas SDN 16 Bumi Ayu saat dihubungi Tim awak media untuk konfirmasi, mengatakan, “Belum selesai, tukang nya ada musibah masih tahap pengerjaan yang mana belum dirapikan, tetap kita rapikan.”Ujarnya Namun, jawaban ini tidak memuaskan masyarakat dan mempertanyakan kualitas proyek ini. [vz]