ARAHAN–ID Rejang Lebong – Dalam melaksanakan proses Demokrasi untuk meningkatkan kualitas pemilu salah satunya ialah dengan kehadiran pemilih, proses Demokrasi yang dilakukan berguna untuk menentukan masa depan suatu daerah dan masyarakat, maka pemilih yang cerdasnya yang dapat melaksanakannya, pemilih yang cerdas adalah pemilih yang memahami pentingnya Demokrasi, kritis dalam praktek demokrasi serta dapat menentukan kepentingan publik,
Pada tahun 2024 ini kelompok pemuda dianggap mempunyai potensi dalam mempengaruhi hasil pemilu, karena besarnya jumlah pemilih pemuda dan khusunya di wilayah Rejang Lebong, pemilih milenial mencapai 71.287 pemilih serta pemilih generasi Z mencapai 54.055 pemilih.
Dengan latar belakang usia muda akan menjadi sasaran yang strategis kampanye politik dan belum atau tidak memiliki ikatan dengan partai dan kandidat tertentu, untuk itu dalam pemilih harus menggunakan hak pilihnya dengan rasional dan kritis, ada beberapa strategi untuk menjadi pemilih cerdas diantaranya :
1. Melihat rekam jejak calon pemilihnya dimulai dari latar belakang pendidikan, keluarga dan aktivitasnya.
2. Melihat Visi Misi program kerja yang terukur dan realistis yang akan berguna bagi masyarakat dan membantu rakyat
3. Menjadi pemilih yang berdaulat, pemilih tanpa adanya intervensi politik boleh siapa pun dan apapun bahkan pemerintah
4. Jangan jadi golongan putih (Golput) dengan menggunakan hak suaranya
5. Menjadi pemilih yang rasional dengan memperhatikan kemampuan calon yang akan dipilih, akan melaksanakan programnya untuk menyelesaikan permasalahan rakyat dan membantu rakyat
6. Menjadi pemilih kritis dengan memperhatikan program kerja yang sesuai dengan kualitas kandidat, bukan hanya memanfaatkan rakyat dengan fasilitas, jabatan dan wewenang yang ada
Sebagai generasi pada era digital, pemilih pemuda dapat menggunakan internet dan media sosial dalam meningkatkan kesadaran dan menjadi rujukan dalam mencari informasi yang tepat, sehingga dapat mempengaruhi pilihan masyarakat, maka dari itu sudah seharusnya dapat menjadi pemilih yang cerdas sebagaimana yang penulis
pemilih pemuda mempunyai peranan untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin, khususnya kepala daerah, baik itu gubernur ataupun bupati dimasa yang akan datang, maka penulis berpesan agar pemuda dapat menjadi pemilih yang cerdas, terpilih nya pemimpin khususnya kepala daerah baik itu gubernur ataupun bupati yang akan menjalankan program sesuai dengan keinginan rakyat, menjawab keluhan rakyat dan membantu rakyat,” ujar Direktur LBH Narendradhipa, Mediator non hukum
[vz07]












